NebengPiknik Nebengers, Lebih dari Sekadar Piknik

Puluhan orang berkumpul di hamparan rumput hijau Kebun Binatang Ragunan, Jakarta Selatan. Dialasi oleh terpal, mereka duduk merapat di sana sambil bercengkrama satu sama lain sembari menunggu acara NebengPiknik dimulai. Sabtu lalu, tepatnya pada tanggal 6 April 2013, Komunitas yang peduli akan keadaan transportasi di Indonesia, Nebengers, mengadakan NebengPiknik di Ragunan. Acara ini menjadi ajang berkumpul, berkenalan, silaturahmi, dan yang pasti senang-senang bagi para Nebengers. Tepat pada pukul sepuluh pagi, acara NebengPiknik pun dimulai. Acara yang digagaskan oleh Nebengers distrik Jaksel ini disambut positif oleh puluhan pesertanya.

Acara dimulai dengan dibuka oleh dua orang MC yang cukup kompak dan kontan membuat kami seringkali terbahak-bahak. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari founder komunitas Nebengers a.k.a Andreas A. Swasti dan Pak Lurah yang empunya acara, alias Gamma Quieto Riantori, si Pak Lurah Jaksel. Setelah itu, para peserta mulai dibagi menjadi tujuh kelompok bermain. Pertama-tama, kita semua pemanasan dulu dengan mainan “I wanna be your friend, a little bit more”. Seusai itu, masuklah games-games seru yang sebenarnya. Games pertama dibuka dengan lomba “Estafet Belut”. Ahey! Menangkap belut ternyata susah juga yah. Games selanjutnya adalah “Estafet Karet Pakai Sedotan”. Ya setidaknya games yang ini lebih manusiawi dibanding mesti menangkap belut yang licin ke sana ke mari. Kami pun masih lanjut lagi di games ketiga, yakni “Estafet Sarung”. Ngomong-ngomong dari tadi gamesnya estafet semua yah. Di games ketiga ini kami semua harus berpegangan tangan membuat satu barisan tiap kelompok lalu mengoper sarung itu dari orang yang paling depan ke yang paling belakang tanpa menggunakan tangan, tapi pakai badan saja. Games ini lebih seru loh dari yang sebelumnya.

Sementara kami sedang bersenang-senang, rintik hujan mulai terasa membasahi kulit kami. Lama-lama rintik hujan pun semakin bertambah hingga membuat kami harus menghentikan permainan sementara dan berteduh. Kami pun melipir ke pinggir lapangan. Ada yang berteduh di bawah pohon, ada pula yang menghampiri spot tempat registrasi yang di sana sudah terhidang berbagai makana lezat. Di sana ada es buah, agar-agar, aneka kue jajanan pasar, soto, macaroni ngehe, dan banyak lagi. Dan… tak ketinggalan makanan favorit aku di NebengPiknik adalah… SATE BUATAN UMMI AGHA! Lezat sekali  satenya sampai-sampai tak terasa sudah tiga tusuk yang aku lahap.

Hujan pun kian mereda dan semua melanjutkan games yang tadi sempat tertunda. Kami pun mulai memasuki lapangan kembali. Sebelum games dilanjutkan, para Nebengers foto-foto dulu. Karena kebagia tempat di belakang dan gak keliatan (secara aku pendek), akhirnya aku nyerah dan foto-foto sendiri deh di belakang kerumunan orang-orang yang pada foto bareng itu. Setelah foto bareng, para Nebengers siap untuk melanjutkan games. Dibuka oleh 2 orang MC, games berikutnya adalah “How Long You Can Go”. Di sini setiap kelompok harus memberdayakan segala properti yang dipakai untuk main panjang-panjangan. Ada yang nyambung tali sepatu, ikat pinggang, kalung, apa pun yang melekat di badan yang bisa dimanfaatkan. Bahkan ada yang rela buka baju loh. Weew. Semua properti itu dijulurkan dari garis start hingga sepanjang mungkin. Masing-masing anggota kelompok juga saling berpegangan dan membuat rentetan panjang dengan properti itu. Setelah usai main games keempat,  kami lanjut games terakhir, yakni “balap gendong”. Ini games terngakak dan terseru di antara semua rangkaian games. Masing-masing kelompok harus berlomba-lomba lari jadi yang tercepat sambil menggendong temannya. Bahkan beberapa ada yang jatuh tersungkur di arena terus bangkit lagi. Karena aku tak ikut main jadi aku cuma nyumbang sorak sorai bergembira saja plus ngakak membahana untuk menyemangati kelompokku, kelompok 4.

Setelah semua games usai dimainkan, tibalah pengumuman kelompok yang jadi juara. Aku tak bisa hafal siapa aja yang dapat juara berapa. Yang pasti, kelompok 4 dapat juara 4. Uwwooooww hebat! Hadiahnya berupa bingkisan berisi macam-macam cemilan. Setelah itu, acara ditutup oleh MC. Tak lupa kami pun foto-foto (lagi). Lalu, beberapa orang ada yang saling berbagi akun twitter masing-masing, share foto-foto, dan satu per satu mulai melangkah pulang. Namun sebagian besar panitia dan beberapa orang lainnya, termasuk aku, masih stay di ragunan. Ngapain? Makan dan bungkusin makanan, hahaha. Karena Alhamdulillah makanannya melimpah, ya pada dibungkus deh sama kami. Sayang sekali sudah banyak yang pulang. Tapi ya untungnya aku jadi kebagian banyak makanan. Setelah semuanya beres. Kami yang masih ada di TKP pun melangkah pulang.

NebengPiknik sangat berkesan tak cuma bagi aku saja, tapi tentunya bagi para pesertanya. Di NebengPiknik kami semua bisa bertemu, yang sudah kenal saling silaturahmi, yang belum kenal ya kenalan. Berbagi senyum, tawa, seru-seru, akun twitter, no. hp, makanan, dan banyak lagi. Atau mungkin ada yang punya cerita cinta di NebengPiknik? Uhuk uhuk. Itu lebih seru lagi. Buat kamu yang punya cerita di NebengPiknik bisa loh ditulis. Biar punya jejak kenangannya. Ya kita semua bersenang-senang dan seru-seruan deh pokoknya di NebengPiknik. Ditunggu nih kopdar-kopdar selanjutnya yang tak kalah seru.

Buat kamu yang tengah membaca ini, tapi tak tahu apa itu Nebengers dan berbagai kegiatannya, silakan kunjungi www.nebengers.com atau follow twitter @nebengers dan kamu akan segera tahu gerakan nyata kami untuk transportasi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s