Kelabu di Antara

Kudapati kuterjaga
Tersungkur di negeri antah berantah
Seraya kutengok kanan kiri
Hanya ada jejeran pohon meranggas seolah datang
ingin memburu

Satu kupahami
Negeri ini negeri kelabu
Tak ada beda warna tanah merah dan langit yang harusnya biru

Pun tubuhku ranah kelabu
Mana bayang mana aku semua semu
Aku?
Yang mana aku?
Siapa aku?

Setiap langkah yang kuambil terasa mengambang
Antara ingin terbang dan tetap menjejak
Satu yang kupahami: langkah tak boleh berhenti
Setiap kaki kanan maju harus diikuti kaki kiri
Dan seterusnya

Hingga kudapati sebuah gua tua
Ah ada gelap abadi di dalam sana
Mungkin berada di dalamnya
Aku bisa membenamkan wajahku yang duka
Hatiku yang luka

Mungkin di dalam sana
Aku bisa mati saja
Dimakan gelap abadi
Berharap sebuah reinkarnasi melahirkanku kembali
Dari mulut gua ini
Melontarkan diri antara hitam dan putih

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s