Pada Waktu Itu

pada busung dadamu
ada pernah rebah di situ
hatinya sembari berirama
mengikuti ritme detak jantungmu

pada lekuk bibirmu
ada yang pernah mencumbu
menghadirkan efek candu
yang barang tentu bersama nafsu

pada hangat tubuhmu
kau pernah memberi rengkuh
pada jiwa yang rapuh

Tapi bukan aku

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s