Pagi

Di sinilah aku menikmati prosesi sunyi dan sendiri
Dikerumuni embun-embun hitam
dan gores-gores dingin
Kemuning cahaya bermekaran

Mungkin hanya mencintai pagi hati menjadi lapang
Sementara mencintai yang lain
adalah seperti bunyi serunai
yang jatuh pada telinga yang tak mendengar

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s