Ibu Danau

Jauh sebelum legenda Danau Toba menjadi cerita
kebanggaan kampung halaman kita,
air danau sudah jatuh pada bola matamu
menjadi mega genangan teduh

Tak ingin kulihat danau itu menjelma
menjadi sungai yang menjalar di pipimu
Ingin setiap kali kujaga jernih airnya
agar terus bersemayam pada bola matamu

Kupandangi danaumu
Kubasuh lelah yang menempel di wajahku
Saat dahaga mendera
Kuteguk segar airnya

Ibu,
matamu adalah danau teduh
tempat kembali bagi ragaku yang merantau jauh
Jauh sebelum legenda Danau Toba menjadi cerita
kebanggaan kampung halaman kita

*Puisi untuk ibuku, puisinya jadi, besoknya ibu pergi selama-lamanya

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s