Mudik Part 2: Main Air di Air Terjun Batu Silangit

Hari-hariku di kampung halaman aku habiskan dengan membaca buku, ngobrol sama saudara, tidur siang, memetik buah raspberry di depan rumah, memetik buah coklat, pergi ke pasar, dan jalan-jalan menjelang sore sembari ngabuburit. Ya begitulah.

Waktu itu menjelang sore, kira-kira pukul 15.00 beberapa orang sepupuku yang baru saja pulang memancing mengajakku pergi ke Air Terjun Batu Silangit. Letaknya tak jauh dari rumah Uwak yang memang ada di daerah Batu Silangit. Jadi, untuk menuju ke saja jalan kaki juga bisa. Jadilah, aku dan saudara-saudaraku pergi ke sana.

Kami menyusuri hutan karet untuk sampai ke sana. Tidak jauh sih, paling-paling kalau jalan kaki sekirat 10-15 menit. Lalu, sampailah kami di lokasi.

Air Terjun Batu Silangit sungguh cantik. Sungainya pun begitu. Di sini bukanlah tempat wisata jadi kondisinya sepi. Namun, keindahan air terjun ini tak kalah dengan air terjun lainnya yang terkenal. Bahkan mungkin lebih bagus ini karena suasananya masih asri. Beruntung sekali rumah Uwak terletak dekat dengan air terjun ini.

Ya mungkin saja sebentar lagi air terjun ini akan jadi tempat wisata yang ramai dikunjungi kalau banyak orang yang nge-share air terjun ini. Lalu nanti jadi nggak asri lagi deh kalau ramai. Apalagi kalau manusia-manusianya pada buang sampah sembarangan. Ih, moga-moga enggak 😦 Biarin aja deh sepi kayak gini.

IMG_20160627_122424_HDR[1]

Sungguh indah bukan? Di bawah ini adalah foto sungainya. Cantik sekali^^

IMG_20160627_115812_HDR[1]

IMG_20160627_120858_HDR[1]

Saat aku menuju ke jembatan untuk menyebrang ke sisi kanan sungai, aku bertemu dengan capung merah cantik ini lho.

IMG_20160627_121845[1]

Melihat keelokan Air Terjun Batu Silangit, kupikir ini sungguh godaan yang berat bagi mereka yang berpuasa. Rasanya jadi pengen minum airnya, hahaha. Untung aku lagi gak puasa karena berhalangan.

Sepupu dan ponakan aku ada juga yang basah-basahan mandi di air terjun dan nyemplung ke sungai. Aku sih gak ikutan karena sedang malas berbasah-basahan.

Berkunjung ke Air Terjun Batu Silangit menjadi pengalaman mudik aku yang tidak terlupakan. Untungnya lagi aku masih punya waktu seminggu lebih di sini, jadi masih bisa balik lagi ke Air Terjun Unong Bagat. Mungkin aja nanti aku ada keinginan mandi di sini, hihi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s