Jalan-jalan ke Arashiyama: Tempat Menarik Selain Bamboo Forest

Di hari kedua menjelajah Kyoto, aku bersama Rebecca dan Lucky pergi ke Arashiyama, sebuah daerah di barat Kyoto dengan kenampakan alam berbentuk perbukitan yang dilalui oleh Katsura River. Daya tarik Arashiyama yang paling populer di kalangan para turis sebetulnya adalah Arashiyama Bamboo Forest. Rasanya setiap orang yang berkunjung ke Kyoto tak mau melewatkan kesempatan berfoto di hutan bambu itu.

Tak hanya hutan bambu, sebetulnya ada banyak daya tarik lain yang dimiliki Arashiyama. Ada Iwatayama Monkey Park, sebuah bukit sebagai habitat para monyet liar. Ada pula pengalaman naik kereta cantik Sagano Scenic Railway yang sayang untuk dilewatkan. Selain itu, Arashiyama juga memiliki beberapa temple dan shrine yang menarik untuk dikunjungi, seperti Tenryuji Temple, Nonnomiya Shrine, dan banyak lagi.

Aku akan menjelaskan satu-satu beberapa tempat tersebut, sesuai dengan pengalaman perjalananku ke sana di musim dingin tahun 2016. Silakan disimak^^

Rute Menjelajah Arashiyama

Rute yang bisa aku rekomendasikan untuk menjelajah Arashiyama adalah dimulai dari menyebrangi Togetsukyo Bridge, menyusuri tepi Katsura River hingga sampai di Arashiyama Park, menuju Arashiyama Bamboo Forest, jalan terus hingga Nonomiya Shrine, melewati Arashiyama Music Box Museum, terakhir sampai di Saga Arashiyama Station untuk naik Sagano Scenic Railway. Ini dia kira-kira rutenya. Sayangnya aku tidak sempat mengunjungi Iwatayama Monkey Park.

rute arashiyama

Rute di atas semuanya aku tempuh dengan jalan kaki. Kelihatannya jauh ya, tapi ketika dicoba tak terasa jauh kok karena menikmati. Rasa lelah pun tak terasa ketika jalan. Baru deh setelah pulang dan sampai di apartemen capeknya terasa. Selonjoran kaki, tidur rasanya enak banget.

Aku dan teman-temanku memulai perjalanan hari itu pada pukul 9 pagi. Untuk menuju ke Arashiyama Station, kami naik kereta Hankyu Line dari Hotarugaike Station, transit di Juso Station, lalu naik kereta ke arah Arashiyama. Kalau kamu berangkat dari pusat kota Osaka pun silakan naik kereta ke arah Arashiyama Station.

Yang perlu diingat adalah stasiun di Arashiyama itu ada banyak. Ada Arashiyama Station di sebelah tenggara dan utara Togetsukyo Brige, ada Torokko Arashiyama Station dekat hutan bambu, dan ada Saga Arashiyama Station. Untuk mengikuti ruteku turunlah di Arashiyama Station yang terletak di sebelah tenggara Togetsukyo Bridge (lihat stasiun yang letaknya paling bawah di maps yang ada di atas).

Dari Togetsukyo Bridge Hingga Saga Arashiyama

Sesampainya di Arashiyama Station aku dan teman-teman berjalan kaki mengarah ke Togetsukyo Bridge, sebuah jembatan yang menjadi landmark Arashiyama. Dari situlah kita bisa melihat Katsura River. Area di sekitar Togetsukyo Bridge membuat aku nyaman karena suasananya yang tenang. Aku pun menikmati suasana cukup lama  di sekitar Togetsukyo Bridge. Sesekali aku duduk di kursi taman yang ada di tepi sungai.

togetsukyo-bridge

img-20170111-wa0054

IMG-20170111-WA0023

Setelah menyebrangi Togetsukyo Bridge perjalanan kami lanjutkan dengan menyusuri tepi sungai Katsura hingga sampai di Arashiyama Park. Kami melewati Arashiyama Park. Di sini indah dan tenang. Jalan-jalan di area taman dikelilingi banyak pepohonan yang masih sedikit menyisakan warna kemerahan dari musim gugur.

Sebetulnya waktu paling pas untuk mengunjungi Arashiyama adalah saat musim gugur karena daun-daun sedang cantik-cantiknya menguning kemerahan, tapi bersiaplah menjumpai penuh sesak manusia.

Aku ke Arashiyama kebetulan saat musim dingin. Jadi, tak terlalu banyak orang. Malah enak bisa menikmati.

arashiyama-park

Akhirnya kami di Arashiyama Bamboo Forest, sebuah hutan bambu yang populer di Arashiyama. Ternyata hutan bambu itu tak seindah ekspektasiku. Sebetulnya sih indah, tapi karena ramainya pengunjung keindahannya berkurang. Malah justru lebih indah di sekitaran Togetsukyo Bridge dan Arashiyama Park tadi suasananya. Tapi it’s okay lah.

img-20170111-wa0036
Ada penampakan Sadako di samping saya, pfftt -.-

Tak terasa matahari semakin meninggi, tapi suhu udara tetap sama dinginnya. Aku merasa Kyoto itu lebih dingin sedikit dari Osaka. Iya nggak sih?

Setelah melewati Arashiyama Bamboo Forest, kami terus berjalan. Sejenak kami mampir di Nonomiya Shrine, menengok ke dalamnya. Di sana aku mencuci tangan pakai air suci, seperti berwudhu gitu, ke depan tempat doa, melempar koin, terus membunyikan lonceng. Kira-kira seperti itu ritual doanya orang Jepang. Setelah itu, aku berkeliling sejenak, lalu melanjutkan perjalanan.

nonomiya-shrine

Rute selanjutnya aku melewati jalan yang kanan kirinya ada cafe modern dan tradisional. Kami istirahat sejenak di depan Arashiyama Music Box Museum, tapi tidak masuk ke dalam, cuma ingin duduk saja untuk mengistirahatkan kaki. Area depan museum itu cukup lucu untuk jadi area foto-foto kalau kamu suka.

kyoto music box museum
Koto Music Box Museum. Image source: tripadvisor.com

Setelah kaki siap melanjutkan perjalanan, berbekal google maps kami menuju ke Saga Arashiyama Station. Bersebelahan dengan stasiun itulah, ada sebuah stasiun untuk pengunjung yang mau menaiki Sagano Scenic Railway.

Sagano Scenic Railway

Sagano Scenic Railway, atau dikenal juga dengan sebutan Sagano Romantic Train adalah sebuah kereta yang melintas di sepanjang jalur tepi sungai Katsura dari Arashiyama sampai di Kameoka. Selama naik kereta tersebut kita dapat menikmati pemandangan sungai dan perbukitan yang cantik.

Untuk menaiki Sagano Scenic Railway, kita harus menuju ke Saga Torokko Station yang letaknya tepat di samping Saga Arashiyama Station. Kayaknya satu bangunan juga deh. Coba lihat peta rute aku di atas untuk lebih jelas. Di stasiun itu kita harus membeli tiketnya.

torokko saga

Ada dua tipe tiket, yaitu one way dan round trip. Aku dan teman-teman memilih tiket one way yang berarti kita turun di stasiun terakhir, yaitu Torokko Kameoka Station, tapi nggak balik lagi ke Saga Arashiyama. Untuk kembali ke Arashiyama atau sekalian ke Kyoto Station kita harus naik JR dari Kameoka.

Kami memilih jadwalnya keberangkatan yang pukul setengah dua siang. Kami masih punya waktu kurang lebih sejam untuk makan siang dan duduk-duduk di sekitar stasiun.

Tak terasa kereta cantik itu pun telah tiba di stasiun dan siap berangkat. Karena kami masih makan udon saat kereta datang, akhirnya kami buru-buru makannya karena tak ingin ketinggalan kereta. Dan…. Ini dia keretanya…

sagano train
bagian belakang kereta
sagano-scenic-railway
Bagian depan kereta. Image source: japan-guide.com

Di sepanjang perjalanan kami disuguhi pemandangan Katsura River serta perbukitan di kanan kirinya yang cantik 🙂

sagano

Setelah kurang lebih setengah jam kereta melaju sampailah kami di stasiun terakhir, yaitu Torokko Kameoka Station.

torokko kameoka station

Untuk naik JR dari sini kami harus jalan kaki kira-kira 10 menit menuju ke JR Umahori Station. Di dalam stasiun kami sebetulnya sudah celingukan melempar pandangan ke luar, kami sama-sama terperangah “Gila ini kita di mana? Benar-benar perbatasan banget. Sawah bukit semua isinya. Pocket WiFi aja ga ada sinyalnya”.

Menaiki Sagano Scenic Railway, kami memang dibawa ke sisi ujuuuuung barat Kyoto. Ujung banget pokoknya. Tapi seru juga sih.

Sampai di luar stasiun, kami melihat sehamparan sawah yang sudah mengering. Ini kayak di mana ya? Hmmm…  Ah ya, Cianjur! Lol. Wkwkekekekek.

img-20170111-wa0084
Naik kereta dari Kyoto nembus Cianjur! Kereta Jumper!

Di jalan menuju JR Kameoka Station kami ketawa-ketiwi, dari mulai bikin boomerang sampai video yang nggak jelas. Setelah 10 menit berjalan sampailah kami di stasiun JR. Stasiunnya sepi. Desa banget. Kusukaaaa.

Setelah menempuh perjalanan sekian puluh menit akhirnya kami sampai di Kyoto Station sekitar pukul 4 sore. Dari mulai meninggalkan apartemen sejak jam 9 pagi hingga tak terasa waktu menunjukkan pukul 4 sore. Sangat puas dan menyenangkan. Selanjutnya kami masih meneruskan jalan-jalan kami ke destinasi selanjutnya, yaitu Fushimi Inari Taisha. Sampai jumpa di tulisan selanjutnya 🙂

Advertisements

One thought on “Jalan-jalan ke Arashiyama: Tempat Menarik Selain Bamboo Forest

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s